Pertanyaan dari adik kelas
Kak, aku suka bingung ketika melihat orang yang lagi shalat posisi tangan mereka beda-beda ada yang di atas dada, ada yang di pusar, ada yang di sebelah kiri bawah jantung, ada juga yang di bawah pusar. Dan juga bentuk tangan mereka ada yang tangan kanan diletakan di punggung tangan kiri, ada yang menggenggam pergelangan tangan, ada juga yang melingkar menggenggam lengan bawah tangan kiri. Bentuk dan letak bersedekap yang baik dan benar ketika shalat dalam islam seperti apa sih?
Jawaban
Hukum bersedekap dalam shalat adalah disyari'atkan. Adapun bentuk dan posisi sedekap yang saya ketahui adalah untuk bentuk sedekap ada 2 cara.
Yang pertama tangan kanan berada di atas punggung tangan kiri atau di atas pergelangan tangan kiri. Ini berdasarkan hadits yang berbunyi “..setelah itu beliau meletakkan tangan kanannya di atas punggung tangan kiri, atau di atas pergelangan tangan atau di atas lengan” (HR. Abu Daud 727, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).
Sedangkan cara yang kedua adalah jari tangan kanan melingkar atau menggenggam tangan kanan. Ini berdasarkan hadits yang berbunyi “Aku Melihat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam berdiri dalam shalat beliau melingkari tangan kirinya dengan tangan kanannya” (HR. An Nasa-i 886, Al Baihaqi 2/28, dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa-i).
Sedangkan menurut mazhab kita yaitu Syafi'i adalah cara pertama.
Adapun posisi sedekap menurut 4 mazhab adalah yang pertama Hanafiyyah dan Hanbaliyyah berpendapat di bawah pusar, namun hadits yang mereka gunakan dianggap lemah. Sedangkan menurut Syafi'iyyah dan Malikiyyah di bawah dada dan di atas pusar, namun hadits yang mereka guanakan juga di perselisihkan keshahihannya oleh para ulama dan dianggap lemah.
Terdapat jalan lain yang diriwayatkan secara mursal dari Thawus bin Kaisan dengan sanad yang shahih. Dengan demikian hadits tentang letak sedekap di atas dada lebih tepat kita katakan hadits mursal.
Alasan-Alasan Mereka Tentang Posisi Sedekap
1. Di Pusar : Mereka beralasan karena syetan bersemayam di lubang-lubang yang ada di badan kita termasuk pusar jadi menutupi lubang pusar agar shalat kita khusyuk.
2. Di Sebelah Kiri di Bawah Jantung : Mereka beralasan karena di sana adalah tempat syetan.
3. Di Ulu Hati : Mereka beralasan agar shalat lebih khusyuk.
4. Di Bawah Dada dan di Atas Pusar : Menurut Mazhab Syafi'i.
5. Di Atas Dada : Berdasarkan hadits mursal.
Kesimpulan
Menurut saya letak sedekap ketika shalat itu tidak ada batasannya sehingga kita bisa bersedekap di mana saja di atas dada, di perut, di bawah jantung, di antara dada dan pusar, bahkan tidak bersedekap pun tidak menjadikan shalat kita batal atau tidak di terima karena bersedekap bukanlah rukun shalat.
Saya sendiri suka menempatkan tangan ketika shalat di antara dada dan pusar tepatnya di bawah dada dan di atas pusar dengan bentuk kadang tangan kanan di atas punggung tangan kiri kadang juga di atas pergelangan tangan kiri karena menurut saya ini sesuai denagan mazhab saya Syafi'i.
Wallahu A'lam
No comments:
Post a Comment